Jakarta, Aktual.co —Pasukan India dan Pakistan terlibat insiden saling tembak di daerah perbatasan Minggu (19/10). 
Pejabat pemerintahan setempat mengatakan tidak korban luka dalam insiden tersebut. 
Menurut keterangan pihak militer Pakistan, insiden bermula saat pasukan India menembakkan senjata senpi tanpa didahului oleh “provokasi” di perbatasan yang memisahkan daerah Kashmir milik India dan Provinsi Punjab milik Pakistan.
Sejak awal Oktober, pasukan penjaga perbatasan kedua negara sudah beberapa kali terlibat dalam insiden serupa.
Sejauh ini sudah jatuh korban dari pihak sipil 20 warga tewas. 
Sengketa wilayah di Himalaya itu merupakan persoalan yang membuat hubungan kedua negara sering memanas.
Masih belum diketahui penyebab munculnya kembali serangkaian peristiwa saling tembak yang dimulai (6/10) lalu saat masyarakat Muslim merayakan hari Idul Adha. Akibat insiden tersebut, ribuan warga dari kedua negara terpaksa mengungsi.
India dan Pakistan pernah dua kali terlibat perang terkait sengketa wilayah di Kashmir dan baru mencapai gencatan senjata pada 2003.
Pejabat tertinggi Pakistan untuk urusan luar negeri, Sartaj Aziz, sebelumnya mengungkapkan bahwa dia telah berbincang dengan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengenai ketegangan dengan India.
Kepada Ban, Aziz mengatakan bahwa Islamabad “berkomitmen penuh untuk menggagalkan setiap upaya agresi.” Aziz juga mendesak PBB untuk mengimplementasikan resolusi 1947 yang menyatakan bahwa referendum harus digelar bagi warga Kashmir untuk menentukan nasibnya sendiri. Mekanisme yang ditolak oleh India itu menurut Aziz dapat mengembalikan perdamaian bagi kawasan Asia Selatan.

()

()