Banda Aceh, Aktual.co — Dandrem menambahkan, hingga Jumat (27/3), aparat TNI dan Polisi masih terus memburu kelompok yang menculik dan membunuh Serda Hendrianto dan Sertu Indra Irawan, anggota Kodim Aceh Utara. Diduga kelompok bersenjata api ini masih berada di Aceh Utara.
“TNI dan polisi kini tersebar di Kecamatan Nisam Antara, Sawang, Kuta Makmur, Nisam dan sejumlah titik lainnya. Ini untuk mempersempit ruang gerak kelompok itu,” ujarnya.
Dandrem mengklaim, kehadiran TNI dan Polisi di kawasan itu menyebabkan warga di kawasan tersebut mulai tenang, karena kelompok tersebut tidak bebas berkeliaran. Selama ini, sambung Dandrem, masyarakat di kawasan itu merasa resah dengan hadirnya kelompok bersenjata api di sekitar mereka.
“Sekarang tidak ada lagi keresahan. Masyarakat merasa aman dan terlindungi karena ada petugas di kawasan itu,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















