Menko Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan (kanan) berjabat tangan dengan Rizal Ramli ketika mengikuti serah terima jabatan (sertijab) Menko Bidang Kemaritiman di Gedung BPPT, Jakarta, Kamis (28/7). Luhut B. Pandjaitan yang sebelumnya menjabat Menko Polhukam dirotasi menjadi Menko Bidang Kemaritiman menggantikan Rizal Ramli dalam kabinet kerja.

Jakarta, Aktual.com-Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Junimart Girsang mengaku heran dengan dicopotnya Rizal Ramil sebagai Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya pada kabinet kerja Jokowi-JK. Anehnya lagi, Presiden Jokowi malah menggantinya dengan mantan Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan.

“Saya tidak paham kenapa pak Luhut menjadi menko maritim. Dan jujur saja saya mengkhawatirkan beliau tidak paham soal kemaritiman, dan itu akan menyebabkan fungsi kementerian tidak berjalan,” ujar Junimart di Jakarta, Minggu (31/7).

Anggota Komisi III DPR RI ini mengaku sangat menyesalkan keputusan Jokowi yang mengganti Rizal Ramli dengan menteri lain. Padahal, kata dia, Rizal Ramli adalah salah satu menteri yang kritis terhadap persoalan bangsa.

“Pak RR kurang apa ? ia sudah sangat kritikal dan beliau sangat terbuka. Mungkin ada orang-orang yang mempunyai kepentingan dan pengaruh yang tidak nyaman dengan sifat pak Rizal selama ini,” jelas Junimart.

Sementara, menyinggung pencopotan Rizal Ramli dari kabinet kerja merupakan dampak dari perselisihannya dengan gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas masalah reklamasi teluk Jakarta , Ia menilai, hal tersebut tidak perlu dikait-kaitkan. Sebab, menurutnya, Rizal Ramli bukanlah sosok yang mau menang sendiri.

“Kita tidak usah membahas perselisihan dengan Ahok karena tidak akan menemukan titik temu. Karena saya kira pak Rizal Ramli adalah sosok berbeda dan patut kita tiru. Dia tidak seperti politisi lain yang menganggap dirinya malaikat dan beranggapan selalu benar,” pungkas Junimart.

()