Jakarta, Aktual.co — Dua pebalap MotoGP dari tim yang berbeda, Dani Pedrosa dan Cal Crutchlow, lemparkan kritik tajam kepada pebalap tim Pramac Ducati, Andrea Iannone.

Pasalnya, gaya belapan Iannone pada Grand Prix (GP) di sirkuit Pihillip Island, Australia, Minggu (19/10), ‘sukses’ membuat Pedrosa gagal finis, serta hampir membuat Crutchlow mengalami hal serupa.

Seperti diketahui, pada pertengahan balap MotoGP di seri Australia itu, Iannone menambarak Pedrosa dari belakang, setelah mencoba merangsek ke barisan depan. Hal itu membuat Pedrosa terjatuh, dan harus puas tidak mendapatkan angka.

“Saya tak terkejut melihat siapa yang menabrak saya. Bukan pertama kalinya Andrea begini. Ia nyaris menabrak Cal, lalu menabrak saya. Satu kesalahan masih bisa saya maklumi, tapi ia terus begini. Ia harus belajar dari kesalahan,” ujar Pedrosa, seperti dikutip GP One.com, Selasa (21/10).

Begitu juga dengan Crutchlow, pebalap yang pada musim 2015 nanti akan berpindah ke tim LCR Honda itu berharap, jika Iannone dapat mengubah gaya balapnya dan lebih dewasa.

“Andrea harus mencoba tenang. Ia ingin merangsek ke depan di tikungan pertama, namun juga nyaris menabrak Dani. Itu dia lakukan lagi. Balapan bukan hanya untuk mengejar posisi terdepan,” tutur Crutchlow.

Meski begitu, melalui pernaytaan resminya, Iannone telah menyampaikan permintaan maaf kepada Pedrosa. “Saya meminta maaf pada Dani karena telah membuatnya gagal finis,” ucap Iannone.

()

()