Jakarta, Aktual.com — Kurs rupiah pada Kamis (24/3) pagi dibuka di level Rp13.196 atau melemah tipis 14 poin. Rupiah terpengaruh Kurs dolar yang AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena beberapa pejabat Federal Reserve mengisyaratkan kenaikan suku bunga pada bulan depan.
Kepala Cabang Federal Reserve St. Louis, James Bullard, mengatakan pada Rabu bahwa para pembuat kebijakan bank sentral akan mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga di pertemuan berikutnya pada April di tengah prospek inflasi yang sehat.
Kepala The Fed Philadelphia, Patrick Harker, juga mengatakan pada Selasa bahwa ia ingin melihat para pembuat kebijakan memperketat biaya pinjaman “sedikit lebih cepat.” Greenback secara kuat didukung oleh kata-kata “hawkish” para pejabat Fed. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,43 persen menjadi 96,057 pada akhir perdagangan.
Di sisi ekonomi, penjualan rumah keluarga tunggal baru AS pada Februari berada pada tingkat tahunan disesuaikan secara musiman 512.000 unit, kira-kira setara dengan konsensus pasar, menurut Departemen Perdagangan, Rabu.
Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh menjadi 1,1184 dolar AS dari 1,1212 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,4115 dolar AS dari 1,4201 dolar. Dolar Australia turun ke 0,7528 AS dari 0,7615 dolar.
Artikel ini ditulis oleh:

















