Jakarta, Aktual.co — Tersangka pembunuh Eka Wahyuni (29), karyawati sebuah perusahaan ekspedisi yang berkantor di kawasan Mall Mangga Dua Square, Jakarta Utara, Sabtu (27/12) akhirnya ditangkap.
Tim gabungan dari jajaran Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Pademangan dan Jatanras Kepolisian Resor Jakut, mencokok Juandi alias Andi alias Cun Hwa, di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (28/12).
“Telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka Juandi alias Andi alias Cun Hwa di Batam dalam tindak pidana pembunuhan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Senin  (29/12).
Tersangka awalnya merupakan orang yang paling dicurigai terkait tewasnya Eka. Korban tewas dengan beberapa luka tusuk pada tengkuk bagian belakang, punggung dan sobek pipi serta wajah. Polisi kemudian melakukan perburuan.
Pada Minggu (28/12) pukul 4.00, anggota gabungan dari Jatanras Polres Jakut dan anggota Reskrim Polsek Pademangan yang dipimpin Kasat Reskrim berangkat ke Batam untuk melakukan upaya penangkapan terhadap tersangka.
“Sekitar pukul 7.45 tersangka Juandi benar mendarat di Batam, (setelah melakukan) penerbangan dari Jakarta.”
Tersangka kemudian dibawa ke Polres Jakut untuk proses penyidikan lebih lanjut. Rikwanto menjelaskan, antara korban dan tersangka merupakan hubungan atasan dengan bawahan. “Korban atasan tersangka di perusahaan ekspedisi.”
Rikwanto menuturkan, motif pembunuhan ini karena tersangka sering diomeli terkait persoalan pekerjaan. Selain itu, tersangka juga punya hutang ke kantor Rp 5 juta dan belum dilunasi walau sering ditagih korban.
“Jadi, terjadinya pembunuhan lebih disebabkan akumulasi kekesalan tersangka kepada korban.”
Sebelumnya diberitakan, Eka tewas dengan 15 luka tusuk di sekujur tubuhnya. Kondisi tubuh korban penuh sayatan di wajah dan lehernya.Peristiwa berawal saat kakak korban, Sardi (37), yang juga pemilik perusahaan itu curiga karena Eka tak kunjung pulang. Saat dihubungi lewat telepon seluler juga tidak diangkat.
Sardi kemudian mendatangi kantor. Saat itu didapati sepeda motor milik korban masih berada di area parkir. Sardi kemudian menyambangi kantor. Saat itu posisi pintu dalam keadaan terkunci. Sardi langsung melapor ke pihak keamanan Mall Mangga Dua Square. Saat diintip oleh mereka dari celah rooling door, korban terlihat sudah terkapar bersimbah darah.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu