legenda Brasil Pele meninggal

Jakarta, Aktual.com – Rumah sakit Israelita Albert Einstein di Sao Paulo, Brasil, merilis pernyataan terkait meninggalnya Edson Arantes do Nascimento atau Pele.

Legenda sepak bola Brasil, Pele, meninggal dunia dalam usia 82 tahun pada Kamis (29/12) waktu setempat atau Jumat (30/12) dini hari WIB.

Berdasarkan laporan Sky News, pihak rumah sakit mengonfirmasi Pele meninggal karena kegagalan organ tubuh akibat perkembangan kanker usus yang dideritanya.

“Rumah sakit Israelita Albert Einstein mengonfirmasi dengan diiringi sesal atas meninggalnya Edson Arantes do Nascimento atau Pele hari ini, 29 Desember 2022, pukul 15.27 karena kegagalan banyak organ sebagai akibat dari perkembangan penyakit kanker kolon yang terkait dengan kondisi medis sebelumnya.”

Selain kanker kolon (usus besar) yang dialami sejak 2021, Pele menjalani perawatan intensif di rumah sakit mulai November lalu karena infeksi paru-paru yang disebabkan Covid-19.

“Sekitar tiga minggu lalu dia (Pele) terkena Covid. Dia divaksinasi, dengan semua vaksinnya, tetapi karena obat kanker dan kemoterapi membuatnya menjadi rapuh, dia terkena infeksi paru-paru,” kata anak perempuan Pele, Kely Nascimento, dikutip dari Goal, Senin (5/12/2022).

Kely menjelaskan, gejala infeksi yang dialami oleh ayahnya cukup parah sehingga harus segera dirawat di rumah sakit.

“Karena dia telah usia lanjut dan sedang menjalani pengobatan kanker,” ucap Kely menjelaskan.

Mengutip BBC, Brasil telah menetapkan tiga hari berkabung nasional sebagai penghormatan untuk Pele.

“Hanya sedikit orang Brasil yang membawa nama negara sejauh yang telah dilakukannya,” kata Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva.

“Pele meninggalkan kita hari ini. Dia sekarang ditemani oleh para bintang abadi, Didi, Garrincha, Nilton Santos, Socrates, Maradona….”

“Dia meninggalkan sebuah kepastian, tak akan pernah ada nomor 10 seperti miliknya. Terima kasih, Pele,” tutur Luiz Inacio Lula da Silva.

Sementara itu, ESPN melaporkan bahwa pemakaman Pele direncanakan dilakukan pada hari Senin dan Selasa.

Sebelum dimakamkan, peti mati Pele akan dibawa melintasi jalan-jalan di Santos, kota pesisir tempat dimulainya karier sang legenda.

Dalam karier sepak bolanya, Pele membawa Brasil menjadi jawara Piala Dunia 1958, 1962, dan 1970. Ia menjadi satu-satunya pemain yang mampu menjuarai tiga edisi Piala Dunia.

(Arie Saputra)