PSIS Semarang
Laga PSIS Semarang dan PSS Sleman. DOK/IST

Jakarta, Aktual.co — Pencetak gol bunuh diri kedua dari klub PSS Sleman, Agus Setiawan, menuduh tim lawannya, PSIS Semarang, yang mencederai azas fair play olahraga. Pasalnya, pemain PSIS Semarang, tidak melakukan penyerangan ke wilayah permainan PSS Sleman.

Dengan hal itu, kata Agus Setiawan, pihaknya menjadi emosi melihat pola permainan Laskar Mahesa Jenar (julukan PSIS Semarang). Sehingga mereka melakukan gol bunuh diri.

“Saya geram liat mainnya PSIS. Selama 80 menit mereka main di daerah sendiri. Kami sudah pancing tapi mereka tetap nggak mau rebut bola,” ungkap Agus Setiawan kepada Aktual.co di kantor sekretariat PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (28/10).

Dengan demikian, tegas Agus Setiawan, gol kedua yang diciptakannya itu, murni kesalahannya, bukan rekayasa.

“Sama sekali tidak ada unsur kesengajaan,” tegasnya.

Karena ulahnya tersebut, Agus Setiwan harus rela dipanggil oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI untuk mengklarifikasi perihal gol bunuh dirinya pada Selasa (28/10).

Seperti diketahui, pertandingan antara PSS Sleman kontra PSIS Semarang, dalam laga pamungkas babak delapan besar Divisi Utama di Stadion Sasana Krida Akademi Angkatan Udara, Minggu (26/10), diwarnai dengan gol bunuh diri dari masing-masing kesebelasan, dengan skor akhir 3-2 untuk PSS Sleman.

Artikel ini ditulis oleh: