Jakarta, Aktual.com — Georgia menjadi sebuah negara trans benua di sebelah timur Laut Hitam di selatan Kaukasus antara benua Eropa dan benua Asia. Bekas republik di Uni Soviet ini berbatasan dengan Rusia di sebelah utara, Turki di sebelah barat daya, Armenia di sebelah selatan serta Azerbaijan di sebelah timur. Luas wilayah Georgia 69.700 km persegi, berpenduduk 4,4 juta jiwa, 84 persen dari jumlah penduduk beretnis Georgia.

Di negara ini, Georgia banyak dijadikan sebagai destinasi wisata karena memeiliki kemudahan mendapatkan ‘visa on arrival’ ketika Anda tiba di negara ini. Selain itu, banyak tempat-tempat menarik yang dapat memanjakan mata Anda jika Anda berkunjung ke negara Gerogia.

Adapun tempat menarik yang dapat Anda singgahi saat berada di Georgia, diantaranya:

Tblisi
Tbilisi, lebih dikenal sebagai Tiflis merupakan ibu kota dan kota terbesar di Georgia dibangun di atas tepi sungai Mtkvari dengan populasi penduduk sebanyak 1,5 juta orang. Dibangun pada abad kelima oleh kerajaan Iberia. Tbilisi juga menjadi kota administrasi kerajaan bagian kaukasia pada tahun 1801-1917 silam.

Taman Nasional Borjomi-Kharagauli
Taman Nasional ini terletak di bagian tengah dari Georgia dan menciptakan bagian timur lebih rendah Pegunungan Kaukasus. Luas total sebesar 85.083 ha, yang lebih dari satu persen dari wilayah Georgia. Borjomi-Kharagauli Wilayah meliputi 6 kabupaten – Borjomi, Kharaguli, Akhaltsikhe, Adigeni, Xashuri dan Baghdadi.

Pusat administrasi dan pengunjung taman nasional yang terletak di Borjomi dan Kharagauli. Administrasi Taman mengelola empat berbagai jenis kawasan lindung, Borjomi Nature Reserve, Borjomi-Kharagauli National Park, Nedzvi Managed Reserve dan Monumen Alam hutan fosil Goderdzi.

Borjomi-Kharagauli National Park jaringan rute wisata yang memungkinkan anda untuk hiking selama satu atau beberapa hari. Jaringan Tourist rute terserah 400-2,642 meter. Jalur ditandai dan diatur dengan baik. Penampungan wisata, tempat piknik dan berkemah situs disusun di sepanjang rute. Tempat untuk menyiapkan api juga dialokasikan. Taman nasional menawarkan hiking, berkuda, bersepeda, sepatu salju, budaya dan wisata pendidikan. Rute berfungsi sepanjang tahun

Tusheti
Puncak Gunung Georgia, tepatnya di wilayah Tusheti, merupakan hunian asli dari penduduk desa yang masih menggunakan peralatan bebatuan sederhana. Lokasi ini masih sangat asli, murni, dan jauh dari peradaban modern. Untuk mengunjungi Tusheti hanya diperbolehkan dalam waktu-waktu tertentu saja, yakni pada waktu tiga bulan saja dalam satu tahun.

Penduduk disana memang membatasi diri dengan dunia luar dan modern, yang dapat mempengaruhi budaya dan kehidupan asli masyarakat Tusheti.

Tak hanya itu saja, di Tusheti anda dapat menjumpai The Tusheti National Park, atau taman Nasional Tusheti. Dibangun sejak tahun 1981, taman ini bertujuan untuk melindungi flora dan fauna khas seperti pepohonan khas Kaukasian (birches), pinus, macan Anatolia, dan hewan-hewan liar lain yang terancam kepunahan.

()