Jakarta, Aktual.co — Forest Watch Indonesia (FWI) mengatakan pemanfaatan hutan alam harus didasarkan pada upaya pelestarian untuk menciptakan hutan Indonesia yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.
“Keadaan hutan di Indonesia sudah sangat parah kerusakannya, hutan alam yang masih tersisa itu pun kebanyakan sudah di daerah-daerah agak ‘remote’ jauh ke pedalaman, yang sulit dijangkau,” kata Ketua Perkumpulan FWI E G Togu Manurung di Jakarta, Kamis (15/1).
Lebih lanjut ia mengatakan kerusakan hutan di Indonesia terjadi melalui pembalakan liar, pembukaan lahan, dan pengalihfungsian kawasan hutan alam menjadi perkebunan, hutan tanaman, kebakaran hutan tanpa ada penanaman hutan kembali.
“Sudah tebang habis tetapi tidak ada realisasi penanaman,” katanya.
Bahkan, di Pulau Sumatera, katanya, hutan dataran rendah tropis sudah hampir hilang, yang tersisa salah satunya di perbatasan Jambi dan Sumatera Selatan.
“Ada hak pengusahaan hutan restorasi ekosistem hutan alam, hutan harapan Jambi, kondisinya pun mengalami penghancuran, kerusakan, okupasi lahan, dan ‘illegal logging’ yang luar biasa padahal mau direstorasi,” ujarnya.
Kerusakan hutan, katanya, memberikan dampak buruk bagi lingkungan hidup dan keberlangsungan kehidupan makhluk hidup terutama manusia.
“Ekosistem rusak, jaring-jaring kehidupan terancam, tentunya ke depan bencana ekologis yang lebih besar,” katanya.
Ia mengatakan biaya lingkungan dan sosial untuk mengatasi berbagai bencana ekologis akibat kerusakan hutan lebih besar dibandingkan keuntungan yang diperoleh sejumlah pihak, pelaku pemanfaatan hutan tanpa berkelanjutan.
“Dampak rusaknya ekosistem, termasuk bencana sering terjadi, kita baru-baru ini mengalami longsor Banjarnegara, ada juga banjir Bandang, puluhan tahun kebakaran hutan seperti di Sumatera dan Kalimantan,” katanya.
Ia berharap berbagai pihak tidak mengambil keuntungan melalui pemanfaatan hutan tanpa diikuti upaya pelestarian untuk memperkaya diri, tanpa memikirkan lingkungan dan kesejahteraan rakyat.
Artikel ini ditulis oleh:

















