Jakarta, Aktual.co —Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) salahkan kinerja anak buahnya di Pemprov DKI, atas lambannya pembangunan di Jakarta.
Sehingga, selama dirinya memimpin sejak jadi Wakil Gubernur di 2012 hingga menjadi gubernur menggantikan Joko Widodo sekarang, belum ada pembangunan yang terlihat jelas di Jakarta.
“Saya mulai berpikir apa yang salah di negeri ini? Kalau saya menganggarkan 2,5 tahun bapak ibu tidak lihat apa-apa. Karena mereka (PNS) tidak bisa menggunakan dengan baik,” kata Ahok, Selasa (12/5).
Ahok menuding, PNS di Jakarta sudah terbiasa melakukan kecurangan dengan cara ‘mengarang-ngarang’ saat pengadaan. “Makanya sekarang 60-70 persen mereka tidak bisa bikin‎ di dokumen dengan cara lelang,” ucap dia.
Ahok pun kembali membangga-banggakan sistem penganggaran lewat e-budgeting dan e-katalog. Dia sesumbar sistem itu bakal menekan angka korupsi dan permainan anggaran bakal menurun dibanding tahun sebelumnya. 
Dia bahkan mengaku santai saja anggaran tahun ini tidak terserap. “Hanya saja, pegawai-pegawai yang mengulur waktu ini yang bikin saya marah,” ucap Ahok.

Artikel ini ditulis oleh: