Ethiopia, Aktual.com – Longsor terjadi di pembuangan sampah terbesar di Ethiopia telah menewaskan 113 korban. Sementara, tim masih melakukan pencarian korban lainnya.

Pada, Sabtu (11/3) gunungan sampah longsor mengubur sebuah perkampungan kumuh yang telah dibangun oleh TPA Koshe.

Menteri Komunikasi Lencho mengatakan, sebagian besar korban jiwa adalah perempuan. Lencho tidak bisa menjelaskan mengapa korban jiwa meningkat drastis dari penghitungan sebelumnya pada hari Selasa (15/3) hanya 72 korban.

Lencho mengatakan, penyelidikan atas insiden ini telah berlangsung. Dia beranggapan warga kumuh tidak berencana membuat bencana longsor ini.

“Saat ini kami sedang membantu keluarga korban bencana untuk biaya pemakaman korban.” Kata Lencho.

Atas insiden itu, Pemerintah Ethiopia menyatakan tiga hari mulai Rabu sebagai hari berkabung nasional.

Koshe merupakan pembuangan sampah terbesar di Ethiopia dan juga menjadi pemukiman bagi ratusan orang yang mengumpulkan barang bekas.

Pada tahun lalu pemerintah setempat mencoba untuk menutup pemukiman dan memindahkannya ke lokasi yang baru, namun muncul perlawanan dari orang-orang yang tinggal di lokasi baru.

Para korban longsor mengatakan, buldoser merubah distabilitas tanah selama konstruksi di wilayah Koshe. [Agustina Permatasari]

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu