Jakarta, Aktual.co — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said membentuk Komite Eksplorasi Nasional guna mengurusi masalah eksplorasi minyak dan gas di Indonesia.
“Komite ini akan mendorong eksplorasi besar-besaran karena kita sadar cadangan kita terus menipis,” kata Sudirman di kantor SKK Migas, City Plaza, Jakarta, ditulis Rabu (6/5).
Sudirman juga menunjuk Andang Bachtiar untuk memimpin komite tersebut. Menurutnya, aspek kajiannya mulai dari eksplorasi di lapangan, koordinasi antarpusat dan daerah hingga hal teknis termasuk memperbaiki iklim investasi supaya semakin banyak eksplorasi.
“Saat ini adalah waktu yang tepat merealisasikan semua rekomendasi yang telah diterima dari berbagai pihak. Tidak ada lagi rekomendasi, sekarang saatnya eksekusi,” ucapnya.
Dengan adanya tim ini, ditargetkan dalam waktu lima tahun, cadangan migas Indonesia akan bertambah.
Sementara itu, Andang Bachtiar mengatakan, tim ini bukanlah suatu yang baru karena 10 tahun lalu sudah ada tim percepatan eksplorasi.
“Dengan semangat baru dan orang-orang baru ini saatnya kami mengeksekusi rekomendasi-rekomendasi yang sudah ada sejak 10 tahun lalu, jadi kami tidak akan merencanakan lagi tapi akan merealisasi daftar-daftar tersebut,” tukasnya.
Ia berpendapat, selama ini eksplorasi terhambat karena mungkin tersandung beberapa kendala seperti perizinan, regulasi, tumpang- tindih lahan, dan tidak adanya konsep dasar tentang eksplorasi.
“Selama ini kita tidak memiliki konsep dasar eksplorasi, kita selalu menganggap eksplorasi akan memakan biaya besar. Hal itu terjadi karena kita tidak memiliki pengetahuan, selalu yang menemukan titik-titik eksplorasi baru adalah orang asing,” tutupnya.
Artikel ini ditulis oleh:














