Dihari ke dua para pedagang daging sapi masi tetap melalukan mogok dan kios - kios mereka di Pasar Senen tetap kosong dan tidak jual beli, Jakarta, Senin (10/8/2015). Sejumlah pedagang daging sapi di beberapa pasar tradisional masih melakukan aksi libur berjualan daging hingga Rabu (12/8) karena harga daging terus mengalami kenaikan hingga Rp120 ribu per kilo.

Jakarta, Aktual.com – Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin mendesak pemerintah terutama Kementerian Pertanian untuk benar-benar memberikan solusi terhadap persoalan meningkatnya harga daging di Tanah Air.

“Saya sangat berharap, pemerintah dapat segera memberi solusi terhadap tingginya harga daging sapi ini tanpa adanya impor lagi,” kata Andi Akmal Pasluddin di Jakarta, Selasa (11/8).

Menurut dia, bila opsi impor dilaksanakan oleh seizin pemerintah maka hal tersebut bisa saja membuat peternak yang mempersiapkan diri untuk pasokan saat Idul Adha akan menjadi semakin terpuruk.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu mengingatkan bahwa sekitar separuh dari kebutuhan daging secara nasional diserap di wilayah seperti Banten, Jakarta, dan Jawa Barat.

Sehingga, lanjutnya, bila terjadi gejolak meningkatnya harga atau bahkan kelangkaan pasokan daging maka akan sangat terasa imbasnya adalah di wilayah itu.

Sebagaimana diberitakan, Perum Bulog siap menggelontorkan daging sapi sebanyak 2,4 ton per hari untuk kegiatan operasi pasar di wilayah DKI Jakarta menyusul meningkatnya harga komoditas pangan tersebut di pasaran.

Artikel ini ditulis oleh: