Jakarta, Aktual.co — Pemerintah pusat menargetkan 2,5 juta wisatawan mancanegara mengunjungi Kepulauan Riau (Kepri) pada tahun ini.
“Target itu tidak main-main. Jika sebelumnya, jumlah wisatawan yang mengunjungi Kepri hanya sekitar 2 juta wisman saja, kini pemerintah pusat menargetkan setidaknya 2,5 juta wisatawan masuk ke wilayah ini,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya di Tanjungpinang, Minggu (24/5).
Menurut dia, target kunjungan wisman ke Kepri itu realistis, karena Kepri memiliki potensi wisata yang besar. Pemerintah pusat meyakini target tersebut bisa tercapai.
“Dengan potensi alam yang indah, ditambah lagi dengan promosi yang gencar dilakukan baik dari kementeriaan dan Kepri, hal tersebut dapat tercapai,” ujarnya.
Beberapa terobosan juga dikembangkan dan dilaksanakan pemerintah pusat untuk membangun berbagai sektor di Kepri, termasuk pariwisata. Salah satunya, memberikan kemudahan bebas visa bagi 30 negara baru masuk ke pelabuhan-pelabuhan di Kepri.
“Ada 30 negara baru yang akan kita bebaskan visanya. Negara itu meliputi hampir seluruh Eropa dan Amerika,” kata Arief.
Dengan kemudahan bebas visa sendiri, Arief optimistis wisatawan akan lebih senang berkunjung ke Indonesia dan Kepri pada khususnya karena tidak perlu mengeluarkan biaya lain. Untuk Kepri, beberapa pelabuhan sudah disiapkan untuk menyongsong kebijakan ini.
“Ada enam pelabuhan yang kami siapkan di Kepri ini. Untuk tempatnya, kami sebar di seluruh Kepri, jelas Arief.
Sabtu 23 Mei 2015, Menteri Arief Yahya membuka dua kegiatan kepariwisataan di Tanjungpinang dan Bintan. Di Tanjungpinang, Arief membuka Festival Reog 2015, sedangkan di Bintan dia bersama Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo dan Bupati Bintan membuka Triathlon di kawasan wisata Lagoi.
“Triathlon tujuannya jelas, meningkatkan jumlah kunjungan pariwisata di Bintan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby