Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, merencanakan membangun stadion mini setiap kecamatan sehingga diharapkan tumbuh bibit atlet terbaik serta membuat warga setempat menjadi sehat karena ada sarana berolahraga.
“Kami menyiapkan anggaran Rp10 miliar setiap stadion mini yang berasal dari APBD 2015,” kata Sekretaris Daerah Pemkab Tangerang Iskandar Mirsyad di Tangerang, Selasa (14/4).
Iskandar mengatakan proyek stadion mini itu dilaksanakan secara bertahap dan akhirnya tersebar pada 29 kecamatan.
Dia menambahkan untuk tahun 2015 direncanakan sebanyak 10 stadion mini dibangun rata-rata pada lahan sekitar 1,5 hektare tiap stadion.
Namun Pemkab Tangerang tahun 2014 telah membangun tiga stadion mini yakni di Kecamatan Legok, Solar dan Kecamatan Kemiri.
Saat ini, katanya, ada kendala proyek itu karena warga menjual lahan dengan harga mahal sehingga terpaksa harus mencari lokasi yang lebih baik.
“Padahal pemerintah daerah sudah menetapkan harga sesuai Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP), tapi warga meminta lebih mahal,” katanya.
Dia menambahkan anggaran proyek stadion mini itu sudah disetujui oleh DPRD setempat sehingga harus dilaksanakan sesuai tepat waktu.
Sedangkan panitia harus bekerja keras untuk mencari lahan yang sesuai dengan NJOP agar stadion itu segera terwujud dan bermanfaat bagi warga.
Stadion mini tersebut dengan kapasitas 300 hingga 400 tempat duduk, dibangun secara terbuka dan diperuntukan bagi cabang sepak bola atau dapat juga dimanfaatkan oleh cabang lain.
Selama ini, warga setempat memanfaatkan lapangan milik pengembang atau sekitar pabrik yang belum digunakan untuk berolahraga atau bermain sepak bola maka ketika dibangun kegiatan olahraga terhenti.
Artikel ini ditulis oleh:
Andy Abdul Hamid













