Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut), siap mengalokasikan tambahan dana penyelenggaraan pemilu wali kota (pilwalkot), jika dana yang sudah dianggarkan pada APBD 2015 tidak mencukupi.
“Dana pemilu wali kota yang dianggarkan pada APBD 2015 sebesar Rp13 miliar, tetapi jika dalam penyeleggaraan pemilu wali kota nanti dana itu tidak cukup, pemkot pasti akan mengalokasikan tambahannya sesuai kebutuhan melalui anggaran APBD perubahan,” kata Wali Kota Ternate, Burhan Abdurrahman di Ternate, Rabu (4/2).
Oleh karena itu, KPU Kota Ternate tidak perlu mengkhawatirkan dana penyelenggaraan pemilu wali kota, karena pemilu wali kota merupakan kegiatan demokrasi untuk memilih pemimpin daerah ini lima tahun kedepan, yang sesuai konstitusi dana penyelenggaraannya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah setempat.
Namun, KPU Kota Ternate diharapkan untuk memanfaatkan dana pemilu wali kota yang telah dialokasikan pada APBD 2015 tersebut secara efisien, agar dana itu cukup sehingga tidak perlu lagi ada penambahan.
Masalahnya APBD Kota Ternate sangat terbatas, sementara program pembangunan yang harus dilaksanakan terutama yang terkait dengan kepentingan masyarakat sangat banyak, sehingga pemanfaatan dana APBD, termasuk untuk pelaksanaan pemilu wali kota harus mengedepankan prinsip penghematan.

Artikel ini ditulis oleh: