Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengajukan sebanyak 13 program unggulan kedalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Tahun Anggaran (TA) 2015.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Saefullah setelah menyerahkan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2015 kepada DPRD DKI Jakarta.
“KUA-PPAS ini akan menjadi rancangan induk atau acuan dasar dalam penyusunan RAPBD 2015. Didalamnya, ada 13 program unggulan yang sudah kita susun sedemikian rupa,” kata Saefullah di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (6/11).
Menurut dia, total anggaran yang disusun dalam KUA-PPAS 2015 itu mencapai Rp76,8 triliun. Angka tersebut mengalami penurunan sebanyak Rp4,7 triliun setelah dikoreksi oleh Pemprov DKI.
“Untuk 2015, sejumlah fokus anggaran yang tertuang dalam KUA-PPAS, diantaranya pembangunan dalam bidang infrastruktur transportasi dan perumahan, pendidikan dan kesehatan,” ujar Saefullah.
Dia menuturkan 13 program yang diusulkan tersebut, antara lain pengembangan sistem transportasi sebesar Rp8,62 triliun, peningkatan kualitas pendidikan Rp5,74 triliun, antisipasi banjir rob dan genangan Rp3,33 triliun, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup Rp3,25 triliun dan peningkatan sumber energi dan sumber daya mineral Rp2,66 triliun.
Kemudian, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sebesar Rp1,96 triliun, peningkatan pelayanan publik Rp1,90 triliun, peningkatan kualitas perumahan dan permukiman kota Rp1,78 triliun serta peningkatan kualitas dan kuantitas ruang terbuka hijau Rp1,77 triliun.
Lalu, pembangunan budaya multikultur sebesar Rp743,10 miliar, pengurangan ketimpangan ekonomi dan perluasan kesempatan kerja sebesar Rp497,05 miliar, pengembangan sarana dan prasarana olahraga dan pemuda Rp451,73 miliar serta pemanfaatan ruang kota di Rp152,91 miliar. 

()

(Andy Abdul Hamid)