Jakarta, Aktual.co — Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa para siswa dapat berperilaku baik dan santun. Hal tersebut diterapkan baik di dalam maupun di luar sekolah.
Menurutnya kalau Pemprov DKI tidak akan mentolerir pelajar yang masih melakukan tindak kekerasan seperti tawuran.
“Saya kira kita mesti tegas ya, saya katakan kita menindak anak-anak ini bukan berarti membenci mereka. Kita benci kelakuannya, tapi kita sayang anaknya,” ujarnya, Selasa (30/12).
Dikatakan Ahok sapaan Basuki bahwa sanksi tegas yang diberikan terhadap siswa yang terlibat kekerasan yakni bertujuan untuk menyelamatkan moral.
“Jadi hukuman itu, belum tentu berarti membenci, justru menyelamatkan mereka. Nah itu yang mau kita lakukan sekarang,” ungkapnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Andy Abdul Hamid

















