Jakarta, Aktual.com – Pemprov DKI tahun ini tidak lagi mengalokasikan anggaran untuk biaya tambahan kebutuhan jamaah haji.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyampaikan itu saat mengukuhkan 40 anggota Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dan Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) DKI Jakarta 2015 di Balai Kota.

Kata dia, mulai tahun ini semua kebutuhan jamaah haji sudah ditanggung Kementerian Agama. “Jadi kita tidak lagi menganggarkan biaya tambahan haji,” kata Ahok, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (13/8).

Sebagai gantinya, Pemprov DKI akan mengirimkan sejumlah peralatan medis lengkap. Sehingga jamaah haji Jakarta tidak perlu mengkhawatirkan ketersediaan alat-alat kesehatan selama menunaikan ibadah haji.

“Jadi para jamaah bisa beribadah dengan khusyuk, tak perlu memikirkan ketersediaan alat-alat kesehatan,” ujar Ahok.

Sebagai informasi, peniadaan biaya transportasi dan katering untuk jamaah haji asal Jakarta telah dilakukan sejak 2014 lalu. Sedangkan, pelayanan kepada jamaah haji telah dilakukan sejak tahun 2009.

Pada 2011 lalu, selain memberikan pelayanan transportasi dengan menyediakan bus-bus jemputan bagi para jamaah haji, Pemprov DKI Jakarta juga mengawasi pelayanan distribusi konsumsi atau katering.

Sebelumnya pula, selama di Mekkah, seluruh jamaah haji asal Jakarta mendapatkan jatah makan dua kali sehari serta transportasi berupa 18 bus, terutama untuk melayani jamaah haji yang menetap sekitar 2 hingga 2,5 kilometer dari Masjidil Haram.

(Ant)

()