Medan, Aktual.co — Tim SAR dan tim gabungan yang terdiri TNI, Polisi, BPBD dan masyarakat menghentikan sementara pencarian terhadap seorang bayi bernama Butet, korban longsor di Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Untuk sementara pencarian kita hentikan. Karena hari juga sudah malam,” kata Korpos SAR Sibolga-Tapteng, Abdul Rahman Sihombing saat dihubungi Aktual.co, Sabtu (22/11) malam.

Menurut dia, pencarian yang telah dilakukan dengan menyusuri sepanjang sungai Gorga. Karena diprediksi, korban terseret banjir dan longsor saat kejadian. Pencarian akan kembali dilakukan besok, Minggu (23/11).

“Prediksi korban diseret banjir. Pencarian akan kembali dilanjutkan esok hari. Saat ini tim sementara beristirahat dulu,” kata Rahman.

Diketahui, longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah tepatnya di Desa Sibio-bio Kecamatan Sibabangun, Jumat (21/11) malam menyebabkan tewasnya 4 orang warga karena tertimbun longsor.

Keempat korban yakni Saut Marito Zebua usia 28 tahun, Ariyani Telaumbanua usia 18 tahun (istri Saut), Dalizato zebua usia 20 tahun,
Yunita Telaumbanua usia 20 tahun (istri Dalizato). Keempat korban telah berhasil dievakuasi.

Sementara Butet, bayi usia 4 bulan yang merupakan anak pasangan Dalizato dan Yunita hingga kini belum ditemukan.

Artikel ini ditulis oleh: