Petugas menyiapkan beras hasil zakat fitrah untuk disalurkan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (5/7). Sekitar 20 ton beras hasil zakat fitrah di Masjid Istiqlal dibagikan kepada warga miskin serta disalurkan ke beberapa yayasan, mushola dan masjid di Jakarta untuk dibagikan kepada warga miskin. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A./ama/16

Biak, Aktual.com – Ketua Badan Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Biak Numfor, Muslim Lobubun, menyatakan pihaknya menargetkan penerimaan zakat umat Islam di wilayah itu selama puasa Ramadhan 1438 Hijriah sebesar Rp400 juta.

“Baznas perkirakan pembayaran zakat mal, zakat fitrah, dan zakat profesi tahun 2017 akan meningkat sekitar lima persen hingga 10 persen dibanding penerimaan zakat pada Ramadhan tahu lalu,” katanya di Biak, Selasa (20/6).

Disampaikan, peningkatan penerimaan zakat 2017 karena mulai ditertibkan lembaga penyalur dan pengelola dana zakat oleh Baznas Kabupaten Biak Numfor.

Sesuai UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Zakat, maka lembaga resmi satu-satunya yang dibentuk negara untuk mengelola dana umat lewat pembayaran zakat hanya Baznas.

Muslim berharap, dengan terbentuknya Baznas Biak Numfor maka setiap pengelolaan dan penerimaan dana umat berupa zakat dilakukan yayasan atau lembaga pendidikan Islam harus dilaporkan ke Baznas Biak.

“Pengelolaan dana zakat umat Islam di Kabupaten Biak Numfor melalui hasl pembayaran zakat mal harus bermanfaat untuk peningkatan ekonomi warga yang kurang mampu,” katanya.

Hingga Selasa pagi, puluhan unit pengumpul zakat di berbagai masjid di Biak masih lancar melayani pembayaran zakat mal, zakat fitrah, fidyah, dan infaq dari umat Islam setempat sebagai kewajiban mereka pada Bulan Puasa Ramadhan 1438 Hijriah.

Penerimaan zakat harta dan zakat fitrah pada Baznas 2016 mencapai Rp330 jutaan dan telah dimanfaatkan pembagian kepada mustahiq penerima zakat di antaranya fakir miskin, ghorim, fisabilillah, amil, dan mualaf. (ant)

()