Jakarta, Aktual.co — Aksi sadap menyadap (spionase) yang ramai dibahas di dunia internasional merupakan hal yang jamak.
Hal ini dikatakan oleh Pengamat Intelijen  Susaningtyas Kertopati. Soal penyadapan, Australia dan Selandia Baru termasuk dalam ‘club eksklusif spionage Five Eyes’ (AS, Inggris, Kanada, Selandia Baru dan Australia). Untuk diketahui, kelima negara tersebut tidak saling memata-matai, melainkan saling bekerjasama dalam memata-matai negara lain.
“Spionase dan kontra-spionase, intelijen dan kontra-intelijen, terjadi di mana-mana,” kata Susaningtyas, kepada Aktual.co, Senin (9/3).
Menurut dia, hampir semua negara, bahkan organisasi swasta dan bisnis, memiliki kegiatan intelijen untuk berbagai kepentingan. Penyadapan dalam kegiatan intelijen disebut sebagai Pulbaket  (pengumpulan bahan keterangan) yang dilakukan untuk mendapatkan informasi.

Artikel ini ditulis oleh: