Jakarta, Aktual.co —Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti mengatakan bisa saja Presiden Joko Widodo tidak mengakomodir calon menteri yang diajukan oleh kelompok Romahurmuziy (Romi) Cs.
Jika, dalam pelaksanaan muhtamar yang mengeluarkan Romi sebagai ketua umum baru tidak sesuai dengan ketentuan AD/ART partai berlambang ka’bah itu.
“Bisa ya bisa tidak (calon menterinya diakomodir Jokowi). Sangat tergantung pada sifat kongres/muktamar yang diadakan,” ucap Ray dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (25/10).
Menurut pria yang senang berpenampilaan dengan kopiah hitamnya ini, kalau misalnya terpenuhi semua usur paling tidak minimal dari ketentuan di AD/ART, tentu saja kepengurusan ini dapat dilegalisasi di Kementerian Hukum dan HAM.
“Jika dilihat masih ada kelemahan-kelemahan (legalisasinya), mungkin akan ada kesulitan-kesulitan kecil (kedepannya),” ujarnya.
Oleh karena itu, sambung Rya, apakah proses muktamar yang dilakukan kemarin, di Surabaya oleh kubu Romi memenuhi setidaknya unsur minimal persaratan muktamar?.
“Kalau tidak, ya mungkin jalan Romi untuk duduk tetap dikekuasaan akan sedikit tambah panjang,” tandas dia.

(Novrizal Sikumbang)

(Andy Abdul Hamid)