Jakarta, Aktual.co — Pakar Ekonomi Politik dari Universitas Indonesia Ichsanuddin Noorsy mengatakan, pemerintah Jokowi-JK harus benar-benar memperhatikan pemerataan pembangunan agar pertumbuhan ekonomi yang didengungkan benar-benar memenuhi aspek keadilan.
“PDB (Pendapatan Domestik Bruto) kita diangka 5,4 persen, dan penyebarannya ternyata didominasi di pulau Jawa sebesar 57 persen. Kemudian fokusnya lagi ke DKI Jakarta sebesar 17 persen. Ini artinya tidak ada pemerataan dalam pembangunan kita,” ujar Ichsanuddin dalam sebuah diskusi di Jakarta, Minggu (28/12).
Dengan dasar ini, Ichsanuddin menyarankan agar Jokowi jangan hanya fokus pada pembangunan namun mengabaikan masalah penyebaran.
“Oke kalau Jokowi mendengungkan poros maritim. Tapi itu kan baru infrastruktur saja. Lalu mana fasilitas yang langsung bermanfaat bagi masyarakat?” ujar Ichsanuddin.
Ichsanuddin juga meminta agar dalam penggunaan APBN, Jokowi jangan memusatkannya untuk DKI Jakarta, namun harus langsung disebar ke daerah-daerah. Kebijakan moneter pun harus difokuskan pada daerah-daerah agar laju pertumbuhan bisa seiring dengan kesejahteraan semua masyarakat.
“Kalau ini bisa dijalankan oleh Jokowi, maka saya akan katakan bahwa pemerintah ini berkualitas. Ta[i kalau tidak, maka pemerintah kali ini berkualitas rendah,” cetusnya.
Laporan: Sahlan

Artikel ini ditulis oleh: