Beranda Regional Jawa Barat Pengamat Sebut Hasil Survei ETOS Masih Tunjukkan Pengaruh Elite dan Bukan Keinginan...

Pengamat Sebut Hasil Survei ETOS Masih Tunjukkan Pengaruh Elite dan Bukan Keinginan Publik

Pengamat Politik Azhari Ardinal dalam Dialog Aktual

Jakarta, aktual.com – Pengamat Politik Azhari Ardinal menanggapi hasil survei di Kota Bekasi yang dilakukan oleh ETOS Institute pada awal Juli kemarin. Dalam survei tersebut, nama anak mantan Walikota Bekasi Rahmat Effendi, Ade Puspitasari tidak berada dalam urutan daftar teratas.

Menurut Azhari, hasil survei ETOS tersebut harus dihadirkan dalam sebuah forum yang melibatkan partisipasi publik yang lebih luas. Baik itu berbentuk seminar ataupun Focus Group Discussion (FGD).

“Menurut saya penting bagi teman-teman ETOS untuk menjelaskan metodologinya. Karena penting bahwa hasil riset dan survei kita benar-benar presisi. Bahkan kalau perlu, ini dijadikan sebagai modal untuk dilakukan diskusi publik pasca hasil riset,” ucapnya saat mengikuti Dialog Aktual pada Rabu (13/7) sore.

Azhari mengatakan bahwa masih belum ada nama yang benar-benar menonjol dalam survei tersebut. Pasalnya, elektabilitas dari nama kandidat seperti Plt Walikota Tri Adhianto dan Politisi PKS Heri Koswara juga masih berada di bawah angka 50 persen.

“Hasil survei dari ETOS menunjukkan bahwa tidak ada satupun nama yang benar-benar menonjol. Semuanya masih rata-rata air,” jelasnya.

Bahkan, ungkap Azhari, hasil survei ETOS menunjukkan bahwa kandidat yang ada masih bergerak atas dasar kekuatan elite. Nama-nama kandidat Walikota Bekasi tersebut muncul bukan karena personifikasi publik.

“Posisi semua kandidat yang ada di sana,  masih bergerak atas dasar kekuatan elite. Jadi belum bagian dari personifikasi publik yang menginginkan bahwa kandidat ini menjadi salah satu tokoh yang memimpin Bekasi,” ucap Azhari. (ZUL/ MJ)

(Megel Jekson)