Jakarta, Aktual.co — Adanya rilis data klaim pengangguran di AS yang naik dan melemahnya laju dolar AS cukup memberikan sentimen positif bagi pelaku pasar. Selain itu, kabar terbaru dari S&P menambah sentimen positif bagi rupiah.
“Meski kami berharap bukan hanya outlook nya saja yang ditingkatkan, namun juga peringkatnya,” ujar Kepala Riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada. 
Pada Senin (25/5) Reza memprediksikan rupiah berada di atas target level resisten 13.145, yakni Rp13.141-13.130. Menurutnya, laju rupiah memanfaatkan kondisi tersebut untuk melanjutkan kenaikannya.
“Tetap waspadai pelemahan yang ada,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh: