Jakarta, Aktual.co — Para pengusaha dari Meizhou Provinsi Guangdong di Republik Rakyat Tiongkok yang melakukan kunjungan ke Bali tertarik untuk menjalin hubungan kerja sama perdagangan dan sektor pariwisata dengan daerah ini.
“Kami datang ke Indonesia, khususnya ke Bali ingin menjalin hubungan kerja sama di bidang perdagangan dan pariwisata karena kedua negara ini ada kemiripan dan kesamaan dalam sektor tersebut,” kata Huang Qiang, kepala rombongan pengusaha dari Meizhou, RRT, di Kuta, Bali, Rabu (27/5) malam.
Rombongan pengusaha tersebut selama di Bali didampingi oleh Perkumpulan Hakka Bali, untuk bertemu sejumlah pengusaha di Pulau Dewata dan selanjutnya mengadakan kunjungan ke objek wisata.
Huang Qiang mengatakan, dengan kunjungan ke Bali, maka pihaknya lebih mengetahui kondisi dan keadaan penduduk setempat, sehingga bisa memetakan apa saja yang bisa dikerjasamakan dengan pengusaha Pulau Dewata.
“Kami selama ini hanya bisa mendapatkan informasi melalui media bahwa Bali terkenal dengan objek pariwisatanya. Setelah kami ke sini memang pariwisata Bali cukup menarik,” ujarnya, didampingi Konjen RRT Hu Yinquan dan Ketua Umum Hakka Bali Sutikno Wibowo.
Ia mengatakan, dengan mengajak rombongan ini, pihaknya akan memberi informasi potensi apa saja yang bisa dikerjasamakan dengan pengusaha Bali.
Begitu juga, kata Huang Qiang, pengusaha Bali juga bisa melakukan ekspor produksi lokal Bali ke RRT, khususnya ke Provinsi Mizhou.
“Kami siap bekerjasama dengan pengusaha Bali. Potensi Bali yang dimiliki bisa diekspor ke negara kami, begitu juga produk-produk kami bisa juga dipasarkan di Bali,” katanya lagi.
Ketua Umum Hakka Bali Sutikno Wibowo menyambut baik kedatangan rombongan pengusaha RRT tersebut, karena dengan kedatangan mereka, maka potensi dalam perdagangan bisa dipasarkan di sana.
“Kedatangan pengusaha dari Tiongkok memberi peluang bagi pengusaha Bali untuk mengekspor produk-produk dari Bali, begitu juga kunjungan wisatawan dari Negeri Tirai Bambu itu diharapkan terus meningkat setiap tahunnya,” ujar Sutikno, didampingi pengurus Hakka Bali lainnya.
Artikel ini ditulis oleh:
















