Jakarta, Aktual.co — Dokter spesialis pola kembang anak Dr Aman Pulungan, SpA (K) mengatakan,  jumlah anak yang menderita DM pada 2014 mencapai 1.100 anak. Ini angka yang sangat menyedihkan karena anak-anak itu akan selalu hidup dengan diabetes sepanjang hayatnya.
“Setiap minggu selalu ada anak penderita diabetes baru,” ucap Aman dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-3 Rumah Sakit Daya Medika di Jakarta, Minggu (23/11).
Meningkatnya jumlah diabetes pada anak, lanjut Aman, berhubungan langsung dengan kelakuan di keluarga Indonesia. “Kalau libur, anak itu dipersilakan memakan apa saja. Seharusnya tidak boleh seperti itu,” ucapnya.
Diabetes merupakan penyakit autoimun yang kemudian dicetuskan oleh defesiensi vitamin. Biasanya anak akan terlebih dulu menderita DM tipe I, namun ada juga tipe II yang disebabkan oleh obesitas.
“Sedikitnya paparan matahari pada anak juga menyebabkan diabetes. Kita punya data, 15 persen anak di Jakarta jarang terpapar matahari,” papar Aman.
Ciri-ciri diabetes pada anak yakni mudah haus, sering buang air kecil, selalu lapar, penurunan berat badan yang tidak sehat, selalu lelah, masalah penglihatan, dan infeksi ragi. Aman mengimbau para orang tua yang mempunyai anak-anak dengan ciri di atas untuk membawanya ke dokter sebelum terlambat.
Indonesia saat ini menempati peringkat ke-10 dengan jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia. Diperkirakan penderita diabetes akan semakin meningkat karena perubahan gaya hidup masyarakat.

Artikel ini ditulis oleh: