Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) mengisi Bahan Bakar Gas (BBG) di Mampang, Jakarta, Kamis (9/11). PT Pertamina (Persero) berkomitmen melaksanakan program pembangunan infrastruktur BBG. Upaya ini untuk mendukung program konversi dari BBM ke BBG yang dijalankan pemerintah. Tahun 2017 Pertamina dengan anggaran investasinya menargetkan pembangunan 3 unit SPBG, yaitu 2 unit di DKI Jakarta dan 1 unit di Tangerang. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Pertamina (Persero) menetapkan Pahala Nugraha sebagai Direktur Keuangan dan Ignatius Tallulembang sebagai Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia PT Pertamina (Persero).

Keputusan tersebut tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-242/MBU/09/2018, tertanggal 13 September 2018, tentang Pemberhentian, Pengalihan Penugasan dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan PT Pertamina.

RUPSLB ini juga memberhentikan dengan hormat Gigih Prakoso dan Arief Budiman.

“Perputaran Direksi ini merupakan penyegaran dalam rangka penguatan BUMN. Kami melihat ini sesuai kebutuhan serta kemampuan dari individu sendiri. Sehingga, alasan pergantian antar jajaran direktur di perusahaan BUMN lebih pada kebutuhan dalam menghadapi tantangan terhadap BUMN ke depannya,” kata Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (13/9).

Arief Budiman menjabat sebagai Direktur Keuangan sejak 2015 – 2018. Selama menjabat sebagai Direktur Keuangan, Arief Budiman mencatat prestasi penting yang mengantarkan Pertamina mencapai kinerja keuangan terbaik pada tahun 2015, meski industri migas dunia kala itu sedang mengalami penurunan.

(Andy Abdul Hamid)