Jakarta, Aktual.co — Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf minta masyarakat internasional untuk bergabung memerangi penyakit virus Ebola.

“Ini adalah perang dengan seluruh dunia sebagai taruhannya, penyakit ini tak peduli pada perbatasan dan kerugian yang ditimbulkannya di Afrika Barat, baik pada sektor kesehatan masyarakat, ekonomi maupun di dalam masyarakat, sudah bertambah parah di seluruh wilayah tersebut dan seluruh dunia,” kata pemimpin Liberia itu dalam surat terbuka yang dikeluarkan di Monrovia, Ibu Kota Nasional Liberia (19/10).

Ellen menyatakan bahwa tugas semua orang lah untuk mengirim pesan bahwa mereka takkan meninggalkan jutaan warga Afrika Barat dalam mempertahankan diri dari musuh yang tak mereka ketahui, sedangkan mereka nyaris tak memiliki daya pertahanan.

“Waktu untuk berbicara atau berteori sudah usai. Hanya tindakan terpadu akan menyelamatkan negara saya, dan tetangga saya, dari mengalami tragedi nasional lain,” katanya seperti dikutip Xinhua Senin (20/10).

Ia menyatakan mulanya reaksi internasional terhadap krisis tersebut tidak konsisten dan kekurangan arah yang jelas serta rasa mendesak. Namun ia menambahkan sekarang dunia telah terbangun. “Masyarakat telah menyadari mereka tak bisa cuma berharap situasi akan membaik,” katanya.

Ellen menegaskan perang melawan penyakit virus Ebola memerlukan komitmen dari setiap negara yang memiliki kemampuan untuk membantu “baik itu berupa dana darurat, pasokan medis maupun keahlian klinis”.

Ketika berbicara mengenai kerusakan yang telah ditimbulkan oleh penyakit virus Ebola terhadap Liberia khususnya, dia mengatakan dalam waktu cuma enam bulan, penyakit virus tersebut telah membuat negeri itu berhenti bergerak. “Virus tersebut telah mampu menyebar dengan sangat cepat akibat tak memadainya kekuatan darurat, layanan medis dan militer, yang masih kekurangan sumber daya dan tanpa kesiapan untuk menghadapi tantangan semacam itu,” katanya.

Lebih dari 2.000 orang Liberia telah meninggal termasuk pekerja kesehatan –yang bersabung nyawa untuk menyelamatkan orang lain.

()

()