Jakarta, Aktual.co — Partai Persatuan Indonesia (Perindo) yang baru saja mendeklarasikan diri, belum punya niat untuk bergabung ke Koalisi Indonesia Hebat maupun Koalisi Merah Putih.
“Kami sementara tidak berpihak ke KIH maupun KMP, fokus Perindo pada program pengembangan partai,” kata Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo ketika menggelar jumpa media usai peresmian Perindo di Jakarta, Sabtu malam (7/2).
Ia menjelaskan program atau kebijakan dari KIH apabila baik maka Perindo akan mendukungnya.
Begitu pula dengan kebijakan dari KMP, apabila tidak berlawanan dengan visi dan misi Perindo, maka akan didukung.
Hary menjelaskan untuk meraih simpati masyarakat Indonesia, Perindo akan memperjuangkan kesejahteraan rakyat kecil.
“Kami akan buktikan dengan membantu usaha kecil menengah (UKM), petani, buruh serta rakyat yang memiliki ekonomi menengah ke bawah lainnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan kader-kader dan pengurus Perindo sudah tersebar di beberapa wilayah Indonesia.
Dalam acara deklarasi tersebut, sebanyak 3.500 kader dan simpatisan menghadiri acara untuk meramaikan peresmian Partai Perindo.
Target ke depan, jumlah anggota paling tidak mencapai 10 juta orang di penjuru Indonesia.
“Perindo mengembangkan jaringan komunikasi antar wilayah cabang dengan memanfaatkan teknologi komunikasi, sehingga aksesnya akan cepat terlaksana,” tuturnya.
Hary juga mengatakan terlalu cepat apabila mengatakan bahwa ia akan mencalonkan presiden pada pemilu mendatang melalui Perindo.
“Terlalu cepat apabila menilai saya ingin mencalonkan presiden melalui Perindo, karena program-program kami belum sepenuhnya berjalan,” ujarnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















