Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin bergerak di zona merah, pasca merespon rilis Gross Domestic Product (GDP) yang mengindikasikan perlambatan ekonomi Indonesia. Selain itu, berbalik turunnya Rupiah juga menambah sentimen negatif pada IHSG.
“Turunnya mayoritas saham dalam indeks konsumer, aneka industri, manufaktur menyeret mayoritas saham ke zona merah. Kenaikan pada indeks perkebunan dan industri dasar belum cukup mampu mengimbangi aksi jual yang ada,” ujar Kepala Riset dari Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada.
Pada perdagangan Jumat (6/2) IHSG diperkirakan Reza berada pada rentang support 5.250-5.268 dan resisten 5.286-5.315. Menurutnya, respon pelaku pasar terhadap rilis GDP sangat negatif, yang juga dibarengi dengan sentimen negatif dari global.
“Adanya awan hitam negatif mengurangi potensi IHSG untuk dapat kembali rebound, meski kami masih berharap adanya kesempatan bagi IHSG untuk dapat menguat di akhir pekan. Tetap cermati potensi pelemahan lanjutan,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka















