Jakarta, Aktual.com- Perombakan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta dilakukan dengan sisa masa jabatan beberapa bulan, untuk memantapkan kinerja Pejabat di lingkungan DKI, dalam pelayanan masyarakat. Demikian ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Agus Suradika.
“Itu untuk memantapkan kinerja semua pejabat. Empat bulan kan bukan waktu yang pendek juga untuk sebuah pelayanan masyarakat, kami perlu lebih mempercepat,” ujar Agus di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (5/7).
Agus menuturkan, perombakan juga dilakukan untuk mengisi jabatan yang kosong karena ada yang pensiun.
Agus juga menambahkan bahwa faktor perombakan tersebut dilakukan untuk mengisi jabatan yang kosong dan SKPD yang terlalu lama menempati suatu jebatan.
“Misalnya faktor orang sudah terlalu lama di satu posisi, ada faktor kejenuhan. Itu kami lihat supaya 4 bulan ini betul-betul efektif untuk mencapai target-target pembangunan, pelayanan,” ujar dia.
Namun, ia enggan menyebutkan pejabat dari SKPD mana yang akan dirombak. Tapi, dirinya mengatakan jumlahnya tidak mencapai ratusan. “Enggak, enggak nyampe (ratusan),” ucap dia.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan bahwa dirinya dengan jajarannya akan membahas mengenai perombakan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD) DKI Jakarta, Rabu (5/7).
Djarot menambahkan perombakan tersebut mengarah ke eselon II – IV. menurutnya hal ini dilakukan untuk mengisi jabatan-jabatan yang kosong.
“Semuanya, (eselon) II, III, IV. Eselon II ada, eselon III ada, eselon IV ada. Termasuk mengisi jabatan-jabatan lowong, karena ada beberapa jabatan yang kosong, termasuk mengisi para pejabat yang sudah purnatugas,” ucapnya.
Pewarta : Gespy Kartikawati Amino
Artikel ini ditulis oleh:
Bawaan Situs

















