Jakarta, Aktual.co — Koordinator aksi demonstrasi Persipuramania, Wilson, mengancam akan menggelar aksi serupa, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi oleh Presiden Joko Widodo.
Aksi Persipuramania ini terkait dengan gagalnya pertandingan babak 16 besar AFC Cup, yang akan berlangsung di Stadion Mandala Jayapura, Papau, Selasa (26/5) ini antara Persipura Jayapura menjamu Pahang FA Malaysia.
“Kami minta agar tuntutan kami segera dipenuhi. Jika tidak dalam waktu beberapa hari kedepan, kami akan datang dengan jumlah massa yang lebih besar lagi dan menyegel kantor Imigrasi,” katanya usai menyerahkan lima tuntutan kepada Wakil Ketua DPRP Papua, Edoardo Kaize, Selasa.
Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar seribuan lebih suporter tim Persipura Jayapura yang datang dari berbagai tempat di Kota Jayapura dan sekitarnya, Selasa siang berunjuk rasa di halaman DPRP menyuarakan ketidakadilan yang dialami tim Mutiara Hitam.
Tidak bisanya pertandingan babak 16 besar AFC Cup digelar, karena pihak imigrasi tak memberikan izin kepada empat pemain Pahang FA untuk masuk ke Indonesia. Dan mereka terpaksa terhenti di bandara Soekarno-Hatta, kemudian mereka kembali ke Malaysia karena tidak adanya kejelasan dari pemerintah Indonesia.
Pihak Persipura pada Jumat (22/5) telah melayangkan surat permintaan rekomendasi visa kepda Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Namun, BOPI baru bisa mengeluarkan surat tersebut pada Sabtu (23/5) dan bertepatan dengan liburnya kantor imigrasi, sehingga surat rekomendasi tersebut tak bisa ditindaklanjuti.
Artikel ini ditulis oleh:

















