Jakarta, aktual.com – Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan peran armada kapal yang menjadi penghubung berbagai titik distribusi energi domestik, mulai dari kilang, terminal, hingga titik suplai strategis di seluruh Indonesia.
Hingga saat ini, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan 345 armada kapal, baik milik sendiri maupun kapal sewa, yang menjadi tulang punggung distribusi produk energi nasional lintas wilayah, mulai dari BBM, LPG, Avtur, hingga produk energi lainnya.
“Perusahaan telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga keandalan pasokan energi nasional di tengah dinamika yang ada,” kata Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo dalam keterangan di Jakarta, Rabu (1/4).
Menurut dia, armada kapal itu berperan penting dalam mendukung penyaluran berbagai produk energi, sehingga distribusi dapat menjangkau berbagai wilayah secara aman dan tepat waktu, dari wilayah timur hingga barat nusantara.
Mars Ega Legowo mengatakan bahwa seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah, kebutuhan energi nasional, khususnya LPG dan BBM jenis gasoline, mengalami tren peningkatan.
Dalam hal ini, menurut dia, dinamika geopolitik global, termasuk perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah, turut menjadi perhatian dalam menjaga kelancaran pasokan energi.
“Kami juga terus memonitor perkembangan situasi global secara intensif dan memastikan seluruh sistem distribusi energi, termasuk dukungan armada logistik dan infrastruktur distribusi, tetap beroperasi secara optimal. Hal ini bertujuan agar pasokan energi tetap terjaga dan dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Ega.
Pertamina Patra Niaga juga berkoordinasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika yang berkembang.
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain

















