Jakarta, Aktual.co — Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Dwi Soetjipto mengatakan Pertamina tidak serta merta memikirkan untung rugi saja. Guna menjaga daya beli masyarakat, pihaknya tidak akan menaikkan harga Pertamax hingga Lebaran.
“Saat ini pemerintah sangat fokus dengan penurunan daya beli masyarakat, terutama kebutuhan mendekati hari raya puasa dan Lebaran,” ujar Dwi Soetjipto di Senayan, Jakarta, Rabu (20/5).
Meski Pertamina menahan kenaikan harga Pertamax, namun kinerja perusahaan masih positif dan diharapkan bertambah baik melalui efisiensi sektor lain.
“Kinerja Pertamina sampai April cukup bagus. Diharapkan dengan gerakan efisiensi, bisa menutup kerugian tersebut melalui subsidi silang. Dalam sebuah korporasi biasa ada cross subsidi. Ada kerugian di satu produk, keuntungan di produk lain. Itu lumrah,” pungkasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Pertamina membatalkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax, Pertamax Plus, dan bio solar pada 15 Mei 2015. Rencananya, Pertamax plus naik menjadi Rp 10.550 per liter.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka

















