Jakarta, Aktual.co — Pertemuan antara PT Liga Indonesia dengan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Rabu (8/4), tak menghasilkan kesepakatan, terkait dengan jumlah peserta QNB League 2015.
“Karena judulnya dialog dan konsultasi, maka tidak ada keputusan apa pun dari pertemuan tadi,” kata CEO PT LI, Joko Driyono usai pertemuan di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.
Seperti diketahui, dari 18 klub peserta QNB League 2015, hanya 16 klub yang direkomendasi oleh BOPI untuk mengikuti kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air. Dua klub yang tak direkomendasi itu adalah, Arema Indonesia dan Persebaya Surabaya.
BOPI beralasan tak merekomendasi dua klub itu, karena Undang-undang Sistem Keolahragaa Nasional (UU SKN) yang mengaturnya.
“Oleh karenanya, ada kewenangan masing-masing sehingga ujungnya yang kami lihat ada keputusan yang berbeda PSSI tetap 18 dan BOPI 16 tetapi kami sekarang tetap “go on” dan bagaimana kelanjutannya, kami sepakat tidak ada jawaban dalam pertemuan tadi,” jelas Joko Driyono yang juga menjabat sebagai Sekjen PSSI.
Artikel ini ditulis oleh:

















