Jakarta, Aktual.com – Perusahaan rintisan Israel CorNeat Vision berhasil mengembangkan kornea buatan. Kornea buatan ini diujicobakan kepada seorang pasien pria berusia 78 tahun.

Pria tersebut mengalami kebutaan di kedua matanya selama 10 tahun. Ia telah mendapatkan kembali penglihatannya setelah operasi dilaksanakan tim dokter Rabin Medical Center.

Setelah operasi dilakukan, kontan, pria itu dapat mengenali anggota keluarga dan membaca teks.

“Prosedur pembedahannya mudah dan hasilnya melebihi semua harapan kami. Saat kami melepas perban sangat emosional dan signifikan. Saat-saat seperti ini adalah pemenuhan panggilan kami sebagai dokter,” kata Profesor Irit Bahar, Kepala Departemen Ophthalmology di Rabin Medical Center dikutip dari israelhayom.com, Selasa (19/1).

Implan KPro CorNeat dirancang untuk menggantikan kornea yang cacat, bekas luka atau buram, dan menyatu dengan dinding mata tanpa bergantung pada jaringan donor.

“Kami bangga menjadi yang terdepan dalam hal yang menyenangkan ini. dan proyek yang bermakna yang tidak diragukan lagi akan berdampak pada kehidupan jutaan orang,” tambahnya.

Penemu CorNeat KPro dan salah satu pendiri perusahaan Dr. Gilad Litvin berkata, “Mengungkap implan mata pertama ini dan berada di ruangan itu, pada saat itu, sungguh tidak nyata.”

“Setelah bertahun-tahun bekerja keras, melihat seorang rekan menanamkan CorNeat KPro dengan mudah dan menyaksikan seorang manusia mendapatkan kembali penglihatannya keesokan harinya sungguh menggetarkan dan mengharukan, ada banyak air mata di ruangan itu,” terangnya. (RRI)

(Warto'i)