Ia mengatakan, setelah membuat pengaduan itu, sampai hari ini belum ada kabar lanjutannya.
“Setelah melapor, belum ada informasi lanjutan dari Polda Sumut. Kami juga masih menunggu,” katanya.
Febri mengatakan, dirinya sangat berharap pimpinan cabang Travel Abu Tours Medan, Anwar segera ditangkap. Dengan begitu, kasus ini bisa diungkap secepatnya.
Ia menjelaskan, terbongkarnya kasus dugaan penipuan ini berawal ketika ia mendatangai kantor Travel Abu Tours Medan. “Begitu saya dan korban lain datang, kantornya sudah tutup,” ungkap Febri.
Febri mendatangi kantor agen perjalan umroh itu, karena dijanjikan diberangkatkan umroh pada Februari 2018 dan mendaftar pada Juni 2017.
Artikel ini ditulis oleh:
Antara
















