Pemberontak dukungan Rusia mengangkat senjata terhadap pemerintah pusat Ukraina dalam pergolakan setelah para pemimpin pro Barat yang ditentang Moskow naik ke tampuk kekuasaan di Kiev, ibu kota Ukraina, tahun 2014.
Gencatan senjata yang ditengahi internasional berlaku tahun 2015, menghentikan pertempuran berskala besar, kendati masih terjadi penembakan di garis depan antara kelompok separatis dan pasukan Ukraina.
Dalam telegram berisi ucapan belasungkawa dari Kremlin, Putin memuji Zakharchenko sebagai pemimpin rakyat sejati dan patriot.
“Pembunuhan pengecut Alexander Zakharchenko adalah bukti lebih jauh: mereka yang telah memilih jalan teror, kekerasan dan penyebarluasan ketakutan tidak ingin mengusahakan solusi politik damai atas konflik itu,” katanya. Dia tak menyebutkan siapa orang-orang tersebut.
Kemlu Rusia mengatakan apapun alasannya Kiev bertanggung jawab atas kematian Zakharchenko, kata Maria Zakharova, wanita juru bicara Kemlu di stasiun televisi negara Rossiya-24.
Artikel ini ditulis oleh:
Antara
















