Jakarta, Aktual.co —Sekitar 300 ribu pelanggan air bersih di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara terancam tidak mendapatkan pasokan air bersih. Hal tersebut dikarenakan adanya kebocoran pipa transmisi berdiameter 1,6 meter yang dimiliki PT Aetra. 
Kebocoran pipa tersebut diduga akibat terhantam mata bor proyek jalan layang tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu). Lokasi kebocoran pipa tersebut berada tepat di sisi utara aliran Kalimalang. Pipa tersebut ditanam di kedalaman 2,5-4 meter. 
“Mata bor mengenai pipa transmisi sehingga pipa tersebut jebol dan mengalami kebocoran. Kami belum tahu seberapa besar kebocorannya,” ujar Direktur Perencanaan PT Aetra, Hari Yudha Hutomo saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (26/11).
Dikatakan Hari bahwa pihaknya telah meminta PT Waskita Karya selaku kontraktor proyek tol Becakayu menghentikan pengerjaan di lokasi proyek karena dikhawatirkan semakin membahayakan kondisi pipa.
“Jika proyek pengerjaan tidak segera dihentikan khawatir kondisinya semakin memburuk karena air yang keluar dari pipa bisa mencapai 3.500 liter per detik,” tukasnya.

(Andy Abdul Hamid)