Jakarta, Aktual.co — Salah satu partai politik yang tergabung di Koalisi Indonesia Hebat (KIH), PKB membantah telah terjadi kesepakatan antara dua kubu yang sedang berseteru di DPR, yakni KIH dan Koalisi Merah Putih (KMP).
Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding mengatakan partainya tak tahu soal adanya kesepakatan damai yang dicapai PDIP atas nama KIH dengan KMP pada Sabtu (8/11) malam. 
“Saya belum tahu kalau ada dealnya. Kalau ada kabar deal KMP-KIH, tentu akan dibahas di masing-masing partai,” kata Karding, Senin (10/11). 
Menurut Karding, semua partai di KIH mempunyai hak yang sama. Karena itu, kata dia, jika ada deal antara KIH dengan KMP, maka harus dibicarakan dahulu di internal setiap partai dan koalisi sebelum diputuskan bersama dengan KMP.
Dirinya pun enggan berspekulasi apakah kesepakatan yang dicapai malam itu oleh PDIP mewakili partai KIH keseluruhan atau tidak. 
“Jadi memang juru lobinya itu Pak Parmono, dan Pak Olly, tapi hasil lobi harus dibicarakan dulu sebelum disepakati. Kami baru tahu dari media. Sampai sekarang belum dapat laporan. Saya sebagai sekjen partai belum tahu dan belum dapat,” kata dia. 
Sebelumnya, Wasekjen PDIP Pramono Anung mengklaim KIH telah mencapai kata sepakat dengan KMP.
Melalui akun twitternya, Pramono menyebut perbedaan antara KIH dan KMP sudah selesai. “Alhamdulillah akhirnya perbedaan KIH dan KMP akhirnya selesai, penyelesaian yang saling menghormati dan mudah-mudahan lancar,” tulis Pramono, Sabtu (8/11). 
Selain Pramono Anung, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Fadel Muhammad menyebutkan, KMP memberikan jatah 16 wakil ketua AKD ke KIH.
“Kita memberikan jabatan pada mereka untuk wakil di tiap AKD. Mereka minta 16, tidak masalah,” kata Fadel, Minggu (9/11).

()