Penumpang bus saat menikmati fasilitas kursi pijat dan ruang merokok di ruang khusus diatas Bus Scania K3601B saat peluncuran armada baru untuk PO Harapan Jaya di Jakarta,Minggu (22/1).PO Harapan Jaya mengajak para pelanggan untuk melihat dan merasakan secara langsung keunggulan armada baru yang memiliki teknologi terkini dari segi kenyamanan dan keamanan. Bus Scania K360IB-4x2 opticruise transmission sebagai armada terbaru kelas super luxury dengan rute pengoperasian Jakarta-Jawa Tengah-Jawa Timur ini memiliki kapasitas mesin 13.000 cc dan 360 horse power (hp) dengan dilengkapi antara lain ruang untuk kursi refleksi, serta ekstra hot drink water, wifi ,toilet serta 1 ruangan smoking room. AKTUAL/Eko S Hilman

Jakarta, Aktual.com – Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) menyambut Kabinet Indonesia Maju yang baru saja diumumkan secara resmi oleh Presiden Joko Widodo dengan penuh harapan.

Beberapa nama baru maupun lama yang mengisi kedudukan kursi Menteri Kabinet Indonesia Maju mengundang optimisme bahwa periode kedua kepemimpinan Presiden Joko Widodo akan membawa Indonesia pada perubahan yang lebih baik, salah satunya dengan menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

Salah satu menteri yang akan lanjut ke periode kedua yaitu Sri Mulyani, yang akan meneruskan jabatan sebagai Menteri Keuangan.

Pada periode sebelumnya, Presiden telah menyatakan komitmennya untuk membenahi dan meningkatkan kualitas SDM di Indonesia. Sebagai salah satu langkah konkrit, Presiden dan Menteri Keuangan secara resmi mengumumkan kenaikan cukai produk tembakau untuk mengendalikan konsumsi rokok terutama pada kalangan remaja dan masyarakat miskin.

Melalui Peraturan Menteri Keuangan RI No. 152/PMK.010/2019 tentang perubahan tarif cukai hasil tembakau, Pemerintah Indonesia berupaya melindungi generasi muda dari jerat asap rokok dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih tinggi.

“Kami mengapresiasi yang setinggi-tingginya langkah yang telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dan Ibu Sri Mulyani atas kebijakan kenaikan cukai hasil tembakau. Ini merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam mencapai SDM unggul” ujar Renny Nurhasana, Manajer Program Pengendalian Tembakau PKJS-UI ditulis Kamis (24/10).

(Abdul Hamid)