Jember, Aktual.com – Sebagai bentuk serta menguatkan kelompok pendonor darah di Kabupaten Jember, PMI Kabupaten Jember gencar mengukuhkan kampung donor darah. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua PMI Kabupaten Jember Zaenal Marzuki di Balai Desa Tanggul Kulon.

Seperti yang berlangsung di Desa Tanggul Kolon, Kecamatan Tanggul yang dikukuhkan menjadi Kampung Donor Darah Baru, Selasa (22/6). Dalam pengukuhan ini, selain digelar kegiatan donor darah sukarela, juga digelar sosialisasi manfaat aktif donor darah.

Ketua PMI Kabupaten Jember Zaenal Marzuki menjelaskan, pihaknya memang terus membuat terobosan mendorong berdirinya kampung donor darah.

“Kini makin banyak kampung donor darah. Selasa, kami dari PMI akan mengukuhkan Kampung Donor Darah di Desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul,” kata Zaenal kepada wartawan, Selasa (22/6).

Dia menjelaskan, dengan adanya kampung donor darah, maka terjalin sinergitas yang lebih intensif antara PMI dan masyarakat.

“Dengan adanya kampung donor darah maka PMI makin banyak memiliki mitra untuk kemanusiaan, khususnya dalam kegiatan donor darah,” imbuhnya.

Sebab, sambungnya, para relawan pendonor yang berada di masing-masing kampung donor darah akan aktif menghimpun sekaligus ikut menysosialisasikan manfaat donor darah.

“Para relawan nanti akan kami bekali ilmu tentang donor darah, minimal manfaat donor darah bagi kesehatan,” terangnya.

Selain itu, sering kali para pengurus atau relawan kampung donor darah juga aktif menggerakan pendonor darah pemula. Salah satu caranya dengan memberikan berbagai souvenir kepada para pendonor. Tentu disamping bingkisan bagi pendonor dari PMI yang biasanya berupa susu, roti, minuman.

Menurutnya, dalam beberapa kali kegiatan donor darah sukerala sekaligus pengukuhan kampung donor darah ada doorprize yang disediakan oleh para relawan.

“Doorprize dan semacamnya ini hanya sebagai bingkisan dari pada relawan dan para donatur untuk para pendonor. Para pendonor darah ini sejatinya pahlawan kemanusiaan sesungguhnya,” ungkapnya.

Sedangkan, koordinator Humas PMI Kabupaten Jember Ghurfon Eviyan Efendi menjelaskan bahwa pelaksanaan donor darah dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Pelaksanaan pengukuhan kampung donor darah Tanggul Kulon dan kegiatan donor darah sukarelanya dilakukan dengan protokol kesehatan,” imbuhnya.
Semua wajib pakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak.

Sedangkan, kepala Desa Tanggul Kulon Arifin Wahyuono mengatakan, pihaknya berterimakasih kepada PMI Kabupaten Jember atas dikukuhkannya desa yang ia pimpin menjadi ‘Kampung Donor Darah’.

“PMI Kabupaten Jember dan Pemdes Tanggul Kulon telah bersinergi dalam beberapa kesempatan, baik pencegahan covid-19 maupun pencegahan penyakit Demam Berdarah. Kami berharap sinergitas ini terus terjalin dengan baik,” ungkapnya.

Arifin juga berharap kepada warga untuk mendukung Kampung Donor Darah ini, ia menuturkan donor darah adalah bentuk kepedulian kita terhadap sesama.

“Ayo Donor Darah di Balai Desa, karena setetes darah sangat berharga untuk sesama. Pemdes Tanggul Kulon juga mengajak, kita masih dalam masa pandemi covid-19, kami berharap kepada warga untuk selalu menjalankan protokol kesehatan. Saya juga mengajak kepada warga untuk selalu terapkan pola hidup bersih,” pungkasnya.

(Aminudin Aziz)

(Nusantara Network)