Jakarta, Aktual.co — Akademisi Universitas Tadulako Palu, Dr. Adam Malik, mengatakan pola rekrutmen dan penilaian calon kepala daerah yang dilakukan partai politik di daerahnya harus transparan sehingga setiap calon yang gugur mengetahui titik lemahnya.
“Misalnya, tes psikologi dan visi misi bakal calon sebaiknya dibuka. Sehingga nanti diketahui berapa persen hasil tes psikologi dan visi misi mempengaruhi kelulusannya,” katanya di Palu, Minggu (8/2).
Adam Malik yang mantan Ketua KPU Sulteng itu mengatakan pola rekrutmen calon kepala daerah yang diberlakukan partai politik tidak terlalu jauh berbeda dengan pola sebelumnya hanya saja cenderung sudah terbuka.
Paling penting diantara semua tahapan itu sejauh mana pengaruhnya terhadap lolos atau tidaknya bakal calon yang mendaftar di partai itu. Dikhawatirkan tahapan yang dilalui bakal calon tidak memberi pengaruh jika nantinya penilaian akhir ditentukan oleh popularitas dan elektabilitas calon.
“Kalau hanya itu yang menjadi penilaian, maka walaupun visi misinya tidak bagus, atau tes psikologinya kurang mendukung maka bisa lolos,” katanya.
Oleh sebab itu, perlu dipadukan antara kemampuan sumber daya manusia, popularitas dan elektabilitas seorang bakal calon.
Artikel ini ditulis oleh:














