Petugas kepolisian berjaga saat massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksektutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi longmarch menuju Istana Merdeka, Jakarta, Senin (22/5/2017). Dalam aksi pengamanan Polisi menyiagakan kendaraan Water Canon dan beberapa kendaraan taktis yang terparkir di depan Istana Merdeka. AKTUAL/Munzir

Jakarta, Aktual.com – Polisi menurunkan 315 personel sebagai antisipasi pengamanan aksi massa dan mengatur arus lalu lintas agar tetap kondusif seminggu jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih.

“Personel diturunkan untuk menjaga ketertiban lalu lintas sekaligus antisipasi demo,” kata Kasubdit Bin Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir di Jakarta, Senin (14/10).

Diperkirakan seminggu jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih sejumlah massa akan melakukan aksi terutama di area sekitar DPR RI.

Karena itu Kepolisian mengambil langkah preventif untuk pengamanan. Selain menurunkan personel untuk menjaga keamanan, pihak Kepolisian juga turut melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar area DPR RI.

Nasir mengatakan kendaraan dari Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke Slipi ditutup di bawah Flyover Ladokgi kemudian diarahkan belok kiri ke Jalan Gerbang Pemuda.

Arus lalu lintas dari Jalan Gerbang Pemuda mengarah ke Jalan Gatot Subroto (Gatsu) ditutup diputar balik ke Jalan Gerbang Pemuda di kolong Flyover Ladokgi atau lurus ke Jalan Gatsu arah timur atau ke Benhil.

(Abdul Hamid)