Jakarta, aktual.com – Perkembangan olahraga pickleball di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir berjalan sangat cepat. Dari komunitas kecil, olahraga ini kini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang dimainkan di berbagai kota.
Namun di tengah perkembangan tersebut, muncul polemik mengenai siapa sosok yang layak disebut sebagai “Bapak Pickleball Indonesia.” Dua nama yang sering muncul adalah Jeff van der Hulst dan Susilo.
Berdasarkan berbagai sumber yang dirangkum, seperti Wikipedia, UNJ.ac.id, poroskalimantan.com, baritopost.co.id, nama Jeff van der Hulst memiliki jejak yang lebih kuat dalam pengenalan awal olahraga ini di Indonesia. Pada 14 April 2019, Jeff datang ke Jakarta sebagai Pickleball Ambassador dari International Federation of Pickleball.
Dalam kunjungan tersebut ia memperkenalkan pickleball secara langsung melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kegiatan ini menjadi salah satu momentum awal dikenalnya pickleball secara lebih sistematis di lingkungan akademik dan komunitas olahraga di Indonesia.
Tidak berhenti di Jakarta, jaringan Jeff juga membantu memperluas pengenalan pickleball di berbagai daerah. Sosialisasi dilakukan di sejumlah kota, termasuk Cirebon, serta melibatkan tokoh-tokoh olahraga Indonesia yang memiliki koneksi internasional.
Salah satunya adalah mantan atlet bulu tangkis nasional Hendry Winarto, yang turut berperan memperkenalkan olahraga ini setelah berkarier dan bermukim di Amerika Serikat sebagai pelatih badminton dan pickleball. Jejak internasional Jeff juga tidak berdiri sendiri.
Ia merupakan bagian dari jaringan pengembangan pickleball dunia yang terhubung langsung dengan International Federation of Pickleball, organisasi yang mendorong penyebaran olahraga ini secara global. Karena itu, banyak kalangan komunitas pickleball menilai bahwa Jeff memiliki legitimasi kuat sebagai sosok yang membuka pintu masuk olahraga ini ke Indonesia melalui jalur resmi dan jaringan internasional.
Di sisi lain, nama Susilo muncul belakangan dalam narasi perkembangan pickleball di Indonesia. Ia dikenal sebagai dosen olahraga yang kemudian terlibat dalam pembentukan organisasi pickleball nasional serta pengembangan komunitas di lingkungan pendidikan olahraga.
Namun, klaim bahwa dirinya sebagai “Bapak Pickleball Indonesia” mulai menimbulkan perdebatan karena dinilai tidak memiliki dasar historis yang kuat terkait pengenalan awal olahraga tersebut. Sejumlah pelaku komunitas pickleball menyebut bahwa klaim tersebut lebih merupakan pernyataan sepihak.
Hingga kini tidak banyak catatan yang menunjukkan bahwa Susilo menjadi pihak pertama yang memperkenalkan olahraga ini ke Indonesia. Perannya lebih banyak terlihat pada fase pengorganisasian dan pengembangan komunitas setelah pickleball mulai dikenal.
Karena itu, bagi banyak pemerhati olahraga, penting untuk membedakan antara tokoh yang memperkenalkan olahraga dan tokoh yang kemudian mengembangkan organisasi atau komunitasnya. Dalam konteks ini, rekam jejak historis menunjukkan bahwa Jeff van der Hulst memiliki peran kunci dalam memperkenalkan pickleball kepada masyarakat Indonesia melalui jejaring internasional dan kegiatan sosialisasi awal yang terdokumentasi.
Polemik ini pada akhirnya menjadi pengingat bahwa sejarah olahraga perlu dicatat secara objektif. Tanpa dokumentasi yang jelas, klaim personal bisa saja muncul dan memicu perdebatan. Namun bagi komunitas pickleball yang mengikuti perkembangan sejak awal, nama Jeff van der Hulst tetap tercatat sebagai figur penting yang membuka jalan bagi hadirnya olahraga pickleball di Indonesia.
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain













