Jakarta, Aktual.co —Guna mengetahui penyebab rubuhnya jembatan penghubung di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Kepolisian Resort Jakarta Pusat melakukan penyelidikan terhadap 11 saksi.
Menurut Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan bahwa sampai saat ini pihaknya belum memeriksa Direktur Utama PT SA, BD selaku kontraktor pembangunan jembatan penghubung tersebut.
“Besok kami akan memeriksa saksi-saksi dari Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah DKI. Kami akan lakukan pemeriksaan terhadap konsultan pelaksana dan pengawas proyek,” ujarnya, Selasa (4/11).
Dikatakan Tatan dari sejumlah saksi yang telah diperiksa oleh pihaknya, tujuh diantaranya yakni merupakan pekerja, dua keluarga korban meninggal dunia dan dua mandor proyek.
Seperti diketahui jembatan penghubung gedung Badan Perpustakaan dan Arsip DKI Jakarta, di Kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, roboh pada Jumat (31/10) pagi. Empat pekerja yang tewas yaitu Harno (40), Nur Ucup (38), Arden (17) dan Budi Utomo (25). Sementara yang terluka parah Narno (46), Darwanto (31), Kurniawan (18) dan Agung Astanto (24).

(Andy Abdul Hamid)