Banjarmasin, Aktual.com – Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, AKP Sony L Gaoll mengatakan, pria yang tewas di kapal dan berprofesi sebagai sopir cargo itu dikarenakan sakit yang dideritanya.

“Iya memang benar korban meninggal dunia karena sakit itu kami peroleh dari hasil pemeriksaan,” tuturnya, Minggu (10/1).

Ia mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Bukan itu saja, dari keterangan saksi yang juga temannya itu, diketahui korban sebelum meninggal dunia sempat mengeluh karena sakit.

“Meninggalnya korban di dalam kapal tujuan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin itu karena sakit dan korban sempat mendapatkan perawatan medis, dan saat meninggal disaksikan para rekannya,” tuturnya.

Rekan korban Joko saat berada di Kamar mayat RSUD Ullin Banjarmasin, mengatakan korban menghembuskan nafas terakhirnya saat berada di Muara Banjar.

“Saya dan beberapa rekan lain sesama sopir sempat menyaksikan Ansari (korban) melepaskan umurnya,” ujarnya.

Untuk ditekahui korban yang meninggal di kapal KM Dharma Kencana III itu bernama Ansari (68) sopir Mulia Cargo, warga Jawa Timur berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Korban meninggal dunia pada Sabtu (9/1) sore, sekitar pukul 17.15 Wita saat dalam perjalanan menunju Pelabuhan Trisakti.

Dalam perjalanan, korban sempat mengeluh sakit perut dan dadanya setelah meninggalkan Pelabuhan Tanjung Perak.

Artikel ini ditulis oleh: